Mungkin diantara kalian familiar dengan nama Steam, tapi apakah kalian tau apa itu Steam dan kegunaanya untuk apa? Bagi yang belum tau silahkan baca artikel ini sampai tuntas karena gua akan ngebahasnya sedikit di artikel kali ini.

Apa itu Steam

Steam adalah sebuah DRM (Digital Rights Management) yang mendistribusikan Game dan Software Original secara online, yang saat ini listnya sudah mencapai ribuan game dan masih terus bertambah.

Awalnya Steam berfungsi sebagai sebuah media distribusi digital untuk game-game buatan Valve seperti Half-Life series dan Counter Strike series. Baru pada tahun 2005 developer dan publisher lain mulai menjual game mereka melalui Steam. Steam semakin digemari oleh penggunanya karena diskon yang ditawarkan terkadang bisa menggiurkan, kita bahkan bisa membeli sebuah game original dengan harga sekitar Rp. 1.000,- saja!

Seiring berjalannya waktu, fungsi Steam sebagai digital distribution pun berkembang menjadi semacam media sosial untuk video game. Sekarang ini dengan Steam kita bisa chatting, pamer progress dalam game yang sedang kita mainkan, pamer screenshot, dan lain sebagainya.

Berbelanja dengan Steam sangatlah aman. Beberapa metode pembayaran yang bisa kamu gunakan untuk berbelanja di Steam antara lain adalah PayPal, Kartu Kredit dan Steam Wallet. Hanya saja sebagian besar gamer di Indonesia belum memiliki Kartu Kredit, Paypal pribadi jadi sebagian besar memilih membeli menggunakan Steam Wallet.

Steam juga terkenal dengan diskonnya yang luar biasa menggiurkan. Biasanya setiap hari akan ada satu game yang didiskon, dan setiap akhir minggu atau pertengahan minggu akan ada diskon tertentu yang tidak kalah menariknya dengan diskon harian. Selain diskon rutin, setiap libur akhir tahun dan musim panas biasanya Valve mengadakan diskon besar-besaran di Steam dengan potongan harga sampai 90% untuk ratusan game yang dijual di Steam.

Baca juga: Empat Langkah Mudah Membeli Game Steam Original | EXPLOID

Kelebihan Menggunakan Steam Untuk Bermain

Steam merupakan DRM yang sangat membuat nyaman penggunanya. Dengan menggunakan Steam, game-game yang kita miliki, baik yang sudah diinstall maupun yang belum, akan tersusun rapi layaknya iTunes menyusun koleksi lagu kamu dengan rapi dan indah. Tidak hanya membuat koleksi game terlihat rapi, game-game yang kamu beli dari Steam juga akan memiliki fitur achievement layaknya game-game yang ada di Xbox 360 dan PS3.

Steam juga menyediakan infrastruktur server yang sangat matang. Beberapa orang tidak mau menggunakan Steam karena takut harus menunggu lama proses download game mereka, padahal meskipun dengan koneksi rata-rata di Indonesia, kita bisa mendapatkan kecepatan download yang cukup melalui server pribadi Steam.

Greenlight

Steam Greenlight adalah sebuah sistem yang dibangun oleh Valve untuk mengizinkan developer skala kecil sampai menengah agar dapat menjual game mereka melalui Steam. Hanya dengan membayar uang sejumlah US$100, kita dapat memasukkan game buatan kita untuk ikut seleksi Greenlight.

Steam Greenlight

Menurut Valve, developer dikenakan biaya ini karena sewaktu Greenlight baru diluncurkan, banyak orang yang memasukkan game-game palsu yang berupa spam atau tindakan iseng saja. Hal ini membuat Valve mengambil keputusan untuk mengenakan biaya supaya tidak banyak orang tidak bertanggung jawab yang asal memasukkan game palsu dengan tujuan iseng. Seluruh uang yang digunakan untuk mendaftar Greenlight disumbangkan ke badan amal Child’s Play.

Di halaman Greenlight setiap game akan ada trailer, screenshot, beberapa penjelasan tertulis, serta bagian untuk memberikan update berita tentang game yang bersangkutan. Pengguna Steam dapat memilih apakah game yang ada di Greenlight itu pantas untuk lolos masuk ke bagian utama dari Steam atau tidak melalui semacam sistem voting. Nantinya, pada setiap tempo waktu tertentu. Valve akan memilih game apa saja yang lolos untuk dapat dijual di Steam.

UPDATE: Semenjak tanggal 6 June, 2017 lalu Steam Greenlight sudah tidak tersedia lagi, dan sebagai gantinya developer dapat langsung membawa game mereka melalui Steam Direct.

Steam Community Market

Steam Community Market

Kamu dapat menjual item-item in-game yang kamu miliki di inventory seperti item Dota 2, Team Fortess 2, Counter Strike: Global Offensive (CS:GO) dan lain sebagainya melalui Steam Community Market atau kamu juga dapat membeli item item tersebut untuk kamu gunakan secara pribadi pada in-game.

Tidak hanya itu di Steam Community Market kamu juga dapat menjual atau membeli hal hal yang berfungsi untuk mempercantik profile steam kamu seperti smiley, background, serta trading cards. Perlu diingat bahwa secara sistem barang yang dijual di Steam Community Market ini adalah digital dan uang yang akan kalian dapat setelah menjual item adalah berupa Steam Wallet.

Baca juga: 10 Item Termahal di Dota 2, Masih Berani Bilang Dead Game? | EXPLOID

Workshop

Steam Workshop

Bermain di PC menurut gua lebih menarik dari pada bermain di konsol karena adanya MOD. MOD adalah konten-konten dalam game yang sudah dimodifikasi oleh kelompok fans yang biasa disebut Modder. MOD bisa muncul dalam bentuk perbaikan grafis atau balancing game, atau bahkan ada juga mod yang menambahkan item, area, dan cerita baru ke dalam game.

Di Steam, Valve menyediakan segmen tersendiri yang disebut Steam Workshop.  Hal ini semakin memaksimalkan fungsi Steam sebagai library game karena tidak hanya game saja yang disusun rapi di Steam, namun kumpulan MOD juga diatur dengan rapi di sini.

Profile, Activity dan Inventory

Sama seperti sosial media lainnya, Steam juga memiliki fitur profile yang dimana disini akan menampilkan username, display picture, negara, level, badges, showcase, dan kegiatan gaming terakhir kamu.

Jika di Facebook ada beranda, dan Twitter punya timeline maka Steam juga memeliki fungsi newsfeed yang dinamakan Activity dimana kalian dapat membuat status dan melihat kegiatan-kegiatan atau status teman kamu secara real time. Hal-hal yang ditampilkan pada activity antara lain adalah saat teman-teman kamu mendapatkan achievement, membeli game baru, memberikan rekomendasi terhadap sebuah game, serta saat teman kalian berteman dengan orang lain.

Selain itu, layaknya memainkan game RPG, Steam juga memiliki fitur “tas” untuk menyimpan barang barang kamu. Disini kamu dapat melihat barang-barang yang kamu miliki dan kamu dapat menjual barang tersebut di Steam Community Market jika status barang tersebut “Tradeable”.

Badges dan Trading Card

Di Steam kita bisa memperoleh trading cards yang memiliki ilustrasi-ilustrasi menarik dengan cara bermain game, melakukan trading dengan teman, atau membelinya di Steam Community Market. Setelah mengumpulkan seluruh kartu dari sebuah game, kita dapat menukarkannya dengan badge yang dapat dipajang di profile mereka serta berfungsi untuk menaikkan level profile Steam.

Baca juga: Review Meltdown: Game Indie Shooter yang Ciamik

Mungkin untuk sementara gua rasa cukup sampai disini dulu pengenalannya, semoga artikelnya bermanfaat bagi kita semua khususnya bagi yang ingin terjun kedunia game dan software original di steam. mungkin jika ada pembaharuan resmi artikel ini akan gua update.

Dan jika masih ada yang ingin ditanyakan tentang steam kalian bisa taruh pertanyaan kalian di kolom komentar yang sudah disediakan dibawah, akan gua jawab dan coba bantu sebisa gua. thanks~

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *